+ 0821 3834 7789 Senin-Minggu: 09:00 AM - 23:00 PM

Proses Terjadinya Madu Asli

Madu adalah cairan kental yang dihasilkan oleh lebah. Madu dibuat dari nektar tanaman berbunga yang dikumpulkan oleh lebah. Lebah penghasil madu biasanya dilakukan oleh beberapa lebah yang memang ditugaskan untuk mengangkut nektar dari bunga-bunga. Lebah-lebah itu biasa disebut sebagai lebah pekerja.

Lebah tersebut memiliki sebuah kantong yang dapat menyimpan nektar. Kantong tersebut memiliki kapasitas untuk menampung nektar yang dihasilkan antara 150 sampai 1500 bunga.  Sekedar tambahan, lebah memberikan bonus bagi bunga yang diambil nektarnya tersebut berupa penghantaran serbuk sari yang membantu proses pembuahan bunga.

Nah, setelah kantong pembawa nektarnya penuh, lebah-lebah tersebut kembali ke sarangnya. Di sarang sudah menunggu beberapa lebah lain yang ditugaskan untuk menunggu kembalinya para lebah pekerja. Lebah yang biasa disebut sebagai lebah rumahan akan menerima nektar yang dibawa oleh para lebah kerja.

Nektar yang diambil lebah kemudian diekstrasi dari bunga menggunakan lidah lebah. Lidah lebah panjang dan berbentuk tabung untuk mengambil nektar untuk kemudian disimpan di dalam perut.

Sembari terbang, nektar di dalam bercampur dengan enzim yang mengubah komposisi kimia dan pH atau keasaman. Biasanya nektar tersebut akan tersimpan cukup lama pada lebah. Ketika kembali ke sarang, lebah madu akan memindahkan nektar ke lebah lain. Dengan cara memuntahkan cairan ke dalam mulut lebah lainnya.

Proses itu disebut regurgitasi dan diulang hingga nektar yang dicerna akhirnya tersimpan ke dalam kantung madu di dalam sarang. Saat ditaruh ke dalam kantung, nektar masih berbentuk cair. Pada awalnya, nektar memiliki kandungan air sebesar 70 hingga 80 persen, sehingga bentuknya sangat cair.

Untuk menjadi sangat kental, terjadi proses penguapan agar air yang terkandung pada madu. Pada proses itu lebah menggunakan sayapnya untuk mengipasi sarang lebah hingga melalui beberapa proses, kadar airnya turun sehingga hanya mencapai 18 persen saja.

Penurunan kadar air ini terjadi akibat proses pengolahan dengan enzim dan juga suhu sarang lebah yang umumnya cukup untuk membuat air menguap.

Setelah sebagian besar air menguap dari sarang lebah, lebah menyegel kantong madu dengan sekresi cairan dari perutnya sehingga menjadi keras.  inilah yang akhirnya disebut beeswax. Jika disimpan di tempat yang benar (jauh dari udara dan air) madu dapat disimpan tanpa batas waktu. Akhirnya, nektar yang bentuk gulanya sudah disederhanakan dan wujudnya kental inilah yang kita kenal sebagai madu.

Jenis Madu Al Khaf Paling Laris

Selain ke empat jenis madu tersebut, di tempat kami juga menyediakan berbagia jenis madu seperti : Madu Randu, Madu Kaliandra, Madu kopi, Madu Hutan Riau , Madu Busa, Madu Kelengkeng dan Madu Rosella namun dalam bentuk curah. Bagi rekan rekan Agen yang berminat silahkan WA langsung kepada kami untuk menanyakan ketersediaan stock.

Dahsyatnya Khasiat Madu Al Khaf

Mitos dan Fakta Madu Asli

Semua sepakat mengonsumsi madu baik bagi kesehatan. Dan semua juga paham khasiat madu asli beda dengan yang oplosan. Tapi bagaimana membedakan madu yang asli dan yang bukan?

Banyak sekali teori di masyarakat untuk menakar keaslian dan kualitas sebuah madu. Sayang, sebagian besar salah kaprah., berikut deretan mitos dan fakta seputar madu yang wajib kita tahu.

Baca lebih lanjut klik disni Mitos dan Fakta Madu Asli

Hubungi Kami

Lokasi:

UD. MAKMUR MANDIRI
Jln.Pekih no.290
Purwokerto Jateng 53115

Jam Buka:

Senin-Minggu:
09:00 AM - 22:00 PM

Email:

admin@madu-murni.com
s4rtika@yahoo.co.id

Call:

0821-3834-7789 (WA/Telegram)
+0281-640860 (Kantor)